Tampilkan postingan dengan label Belajar IT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Belajar IT. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 Maret 2017

Kelebihan dan Kekurangan CMS Wordpress

CMS Wordpress

Kunci Tekno – CMS Wordpress merupakan salah satu CMS yang paling digemari oleh para Blogger untuk membuat blog mereka. Selain daripada itu, Wordpress juga sering digunakan untuk membangun sebuah website profesional lainnya.

Baca:

Pada kesempatan ini, saya akan mengulas kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh CMS Wordpress. Sehingga, akan membuat kalian menerima segala konsekuensi yang akan dihadapi ketika menggunakan CMS Wordpress.

Kelebihan dan Kekurangan dari CMS Wordpress


Kelebihan dari CMS Wordpress


- CMS Wordpress ini bersifat open source atau gratis karena telah dilisensikan dibawah lisensi GNU Public License.
- Dapat digunakan secara offline dengan menggunakan web server yang diinstal secara lokal.
- Dapat diinstal pada sebuah web hosting yang menggunakan PHP dan MySQL. Versi PHP yang digunakan minimal adalah versi 4.2 dan versi MySQL minimal 3.23.x.
- Telah disediakan banyak theme dan plugin.
- Mudah dikustomisasi.
- Sudah mendukung pembuatan kategori dan sub-kategori yang tak terbatas.
- Menggunakan interfaceXML ROC (Remote Procedure Call) untuk proses trackback dan remote posting.
- Telah terintegrasi dengan e-mail.
- Fasilitas searchnyaman.
- Memiliki susunan panel administrasi yang terbaik dengan segudang fitur di dalamnya.

Baca:


Kekurangan CMS Wordpress


- Untuk mengedit dan memodifikasi wordpress diperlukan dasar-dasar pemahaman tentang bahasa pemrograman PHP, sehingga sedikit menyulitkan bagi user awam atau pemula.

Baca:


- Wordpress membutuhkan suatu sumber daya server yang cukup besar. Wordpress merupakan sebuah CMS yang cukup tinggi, sehingga penggunaannya membutuhkan server besar.

Jenis-Jenis CMS Open Source atau Gratisan


Kunci Tekno – Saat ini, terdapat banyak sekali CMS yang digunakan untuk membuat sebuah website. Apa yang akan saya ulas kali ini, saya akan memberikan suatu gambaran dari jenis-jenis CMS yang dapat kalian dapatkan secara gratis dan bisa diunduh dengan mudah. Disamping gratis, tampilan yang digunakan pun sangat bagus.

Jika kalian telah mengetahui macam-macam CMS, maka sudah dapat dipastikan bahwa kalian tidak akan kesulitan jika saat hendak digunakan untuk membuat website pribadi atau mungkin sebuah online shop.

Baca:

CMS ini memiliki beberapa Fasilitas Dasar, diantaranya:

a. Content Authoring, Editing and Management
b. Workflow, Collaboration and Security
c. Publishing
d. Standards Support
e. Technical Specifications

Jenis-Jenis CMS Open Source


Berikut ini merupakan daftar dari jenis-jenis CMS Open Source atau gratis yang dapat kamu unduh:

Wordpress


Wordpress merupakan salah satu CMS open source yang paling sering digunakan oleh banyak orang di seluruh dunia. Biasanya, CMS satu ini digunakan untuk membangun sebuah Blog.

Wordpress ini menggunakan bahasa pemrograman PHP dan Database MySQL, wordpress juga termasuk kedalam CMS yang user friendly.

Joomla


Joomla diambil dari sebuah kata dari suku Swahili, yakni Jumla yang artinya ‘menjadi kesatuan’, bisa dikatakan memiliki kemampuan yang sama dengan Mambo, karena CMS ini kode awalnya adalah Joomla! 1.0.0 menggunakan kode Mambo 4.5.2.3.

Mambo


Pada awalnya, Mambo ini dikenal dengan nama Mambo Open Source atau MOS yang mana merupakan software open source content management system yang digunakan untuk membuat sebuah website melalui sebuah interface yang sederhana.

Sekarang ini Mambo banyak dipilih dan digunakan karena penggunaannya yang mudah dan juga diberikan untuk mengoperasikannya. Mambo menyediakan kemudahan dalam komponen-komponen seperti, Shopping Cart, Forum, Photo Gallery, Pools, Calendar Website Searching dan masih banyak lagi.

Baca:

AuraCMS


AuraCMS merupakan hasil karya anak bangsa yang mana merupakan salah satu CMS untuk website berbasis PHP4 & MySQL berlisensi GPL (General Public License). Dengan bentuk yang sederhana dan mudah ini dapat digunakan oleh pemakai yang masih pemula sekalipun.

Drupal


Drupal meupakan CMS dan Blogging Engine yang pertama kali dikembangkan oleh Dries Buytaert sebagai sistem bulletin board. Sekarang, Drupal banyak digunakan oleh website besar yang memiliki traffic tinggi dan mempunyai tahap pengendalian yang kompleks.



Kamis, 26 Januari 2017

2 Cara Jitu untuk Membedakan Komputer Server dengan Komputer Client

server dan client

Kunci Tekno – Pada jaringan komputer, terdapat dua jenis komputer yang berbeda yakni komputer server dan komputer client. Kedua komputer tersebut saling terkait satu sama lain, namun memiliki fungsi dan peranan yang berbeda. Apa yang akan kita bahas kali ini adalah mengenai Perbedaan dari Komputer Server dan Client.

Pengertian Komputer Server


Server pada komputer ini diartikan sebagai penyedia jasa, pelayan dan lain-lain. Jadi, dapat disimpulkan bahwa komputer server ini digunakan untuk melayani permintaan dari komputer client. Jadi, apa yang diinginkan oleh client, akan dilayani oleh si servertersebut.

Server itu sendiri terdiri dari berbagai macam, mulai dari web server, server aplikasi dan masih banyak lagi. Namun tetap saja, intinya server ini digunakan untuk melayani permintaan dari client.

Baca:

Pengertian Komputer Client


Setelah tadi mengulas mengenai komputer server, sekarang adalah komputer client. Komputer client merupakan sebuah perangkat yang digunakan untuk melakukan pengolahan data yang telah diambil dari komputer server.

Client ini berfungi untuk menerima pelayanan atau meminta pelayanan dari server. Sehingga, dapat dikatakan bahwa client ini berperan sebagai pengakses informasi dari server itu sendiri.

Perbedaan Komputer Server dan Client


Jika kalian yang masih kebingungan dalam mencari perbedaan dari kedua komputer tersebut. Maka kalian WAJIB untuk membaca artikel ini hingga selesai.

Suatu cara yang dapat kalian gunakan untuk membedakannya terdiri dari tiga cara:

1. Sistem Operasi yang Digunakan


Pada komputer serverdan komputer client ini memiliki sistem operasi (OS) yang berbeda. Biasanya, untuk komputer server pasti menggunakan Windows Server, MAC OS Server dan lain-lain.

Baca:

Komputer serverini memiliki sistem operasinya sendiri, karena nantinya akanu digunakan untuk menjadi pusat dari seluruh jaringan komputer yang ada. Jadi, kalian jangan sampai asal-asalan saat meng-installOSnya.

Sedangkan untuk komputer client itu sendiri menggunakan sebuah komputer biasa. Hanya saja OS yang digunakan adalah Windows XP/Vista/7/8/8.1/10, Linux dan masih banyak lagi.

2. Spesifikasi yang Digunakan Komputer Serverdan Komputer Client


Ternyata, dari segi spesifikasi pun dapat kalian jadikan sebuah acuan untuk membedakan kedua komputer tersebut.

Spesifikasi untuk Komputer Server


a. Min. Processor2.66 GHz, Fsb 1066.
b. Min. RAM 2GB.
c. Internet 100/10 Mbps.
d. OS Microsoft Vista atau Server.
e. Dan lain-lain.

Baca:

Spesifikasi untuk Komputer Client


a. Min. ProcessorIntel Pentium IV 2.66 GHz.
b. Min. RAM 512MB.
c. Keyboarddan Mouse.
e. HDD 120GB.
d. Dan lain-lain.


Nah, itulah Dua cara jitu untuk mengetahui perbedaan komputer server dengan client. Semoga dapat bermanfaat bagi kalian.

Jumat, 13 Januari 2017

Jenis-Jenis Kabel pada Jaringan Komputer

jenis-jenis kabel pada jaringan komputer

Kunci Tekno – Mungkin, dizaman sekarang, kalian telah akrab dengan jaringan komputer berbasis Wirelessatau tanpa kabel. Meskipun jaringan wirelessini terbilang sangat mudah dan tidak ribet, akan tetapi ternyata dalam hal kecepatan masih dibawah jaringan komputer berbasis kabel.

Pada pembahasan kali ini, saya akan mengenalkan tiga jenis kabeljaringan komputer yang wajib diketahui bagi kalian. Diantaranya ada kabel Coaxial, Twisted Pair (UTP, FTP maupun STP) dan satu lagi adalah Fiber Optic.

1. Kabel Coaxial


kabel coaxial

Kabel Coaxial merupakan salah satu jenis kabel yang terdapat pada jaringan komputer klasik. Hingga sekarang kabel ini sudah hampir tidak pernah digunakan lagi pada jaringan kabel untuk sebuah sistem jaringan komputer.

Pada kabel coaxial adalah sebuah kabel yang terdiri dari kawat tembaga dengan dilapisi isolator, konduktor dan tidak lupa pada bagian luarnya dilindungi oleh material berbahan PVC. Jika tidak tahu bentuknya, silahkan kalian lihat kabel antenna TV, itulah kabel coaxial.

Untuk penggunaan dalam jaringannya itu sendiri, kabel coaxial telah tergantikan oleh kabel Twisted Pair. Jika kalian penasaran, biasanya kabel coaxial ini digunakan pada jenis jaringan yang menggunakan topologi bus dan topologi ring.

Kabel coaxial ini memiliki satu kelemahan yang cukup berpengaruh sehingga membuat kabel coaxial sudah jarang digunakan pada zaman sekarang, yakni dikarenakan kualitas maupun jangkauan transmisi data yang sangat terbatas.

2. Twisted Pair (UTP, FTP dan STP)


Twisted Pair merupakan sebuah kabel yang memiliki bentuk fisik berupa kabel-kabel yang dipasang secara terlilit satu sama lain dengan membentuk sebuah spiral. Kabel jenis ini sekarang banyak sekali digunakan untuk membuatan sebuah jaringan LAN atau Local.

Perlu kalian ketahui, bahwasanya kabel twisted pair ini memiliki tiga jenis kabel lagi. Diantaranya:

a. Unshielded Twisted Pair (UTP)


kabel utp

Seperti namanya ‘Unshielded’yang berarti tidak dilindungi, kabel ini tidak memiliki perlindungan apapun di dalamnya. Maka dari itu, hal tersebut menjadi kelemahan kabel UTP.

Dengan tidak dilindunginya kabel tersebut akan rentan terhadap medan magnet maupun voltase yang tinggi. Biasanya, kabel UTP digunakan pada kabeljaringan telepon atau LAN.

b. Foiled Twisted Pair (FTP)


kabel ftp

Berbeda dengan UTP, FTP ini bisa dikatakan lebih baik dibandingkan dengan kabel UTP. Kenapa? Karena lapisan kabelnya ini dilindungi oleh sebuah foil sehingga membuatnya memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap medan magnetik maupun noise.

c. Shielded Twisted Pair (STP)


kabel stp

Mungkin, STP ini hampir sama layaknya FTP. Tapi, yang membedakannya adalah bahan pelindung kabelnya itu sendiri, bahkan STP juga memiliki kemampuan yang lebih baik lagi dalam ketahanan terhadap medan magnetik maupun noise.

3. Fiber Optic


kabel fiber optic

Fiber Optic merupakan sebuah jenis kabel yang terdiri dari serat-serat fiber dengan ukuran yang sangat kecil dan tipis, namun jauh lebih fleksibel dibandingkan kabel twisted pair, bahkan lebih cepat pula.

Fiber Optic hanya digunakan untuk suatu keperluan khusus saja, misalkan pada jaringan backbone yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar. Akan tetapi, seiring berkembangnya zaman, fiber optic mulai digunakan untuk keperluan jaringan umum.


Sekarang, kalian telah mengetahui, jenis-jenis kabel pada jaringan komputer. Tunggu pembahasan mengenai Jaringan Komputer di artikel selanjutnya.